Langsung ke konten utama

Tips Cerdas Ambil Pinjaman Cepat Cair Agar Tidak Menyesal Nantinya

pinjaman online cepat cair

Pada dasarnya kebutuhan pokok manusia hanya meliputi 3 hal, diantaranya adalah kebutuhan akan papan atau tempat tinggal, kebutuhan akan sandang atau pakaian dan juga pangan. Namun jika melihat semakin kesini tingkatan kebutuhan semakin mengalami kenaikan. Apalagi dengan adanya teknologi yang menyertai, setiap hal mudah yang ditawarkan kepada manusia tentu ada konsekuensi di belakangnya, sehingga tidak bisa dipungkiri jika seandainya banyak yang tidak bisa mencukupinya hanya dengan penghasilan bulanan mereka. Apalagi jika sudah ada jenis kebutuhan mendesak, mau tak mau membuat mereka segera ajukan pinjaman cepat cair.

Sejalan dengan adanya hal tersebut, maka tidak bisa dipungkiri juga jika seandainya banyak diantara pelaku bisnis yang mulai cerdas dalam melirik peluang usaha di bidang finansial, yaitu simpan pinjam uang. Dimana nantinya mereka akan mendapatkan keuntungan besar dari banyaknya masyarakat yang mengajukan pinjaman kesana, tentunya dari setiap besaran suku bunga atau nilai tambah dari hutang yang didapatkan tersebut.

Di satu sisi masyarakat diuntungkan dengan adanya lembaga tersebut, namun di satu sisi bisa jadi ini adalah hal buruk bagi keuangan Anda, contohnya ketika tidak bisa melunasi hutang tersebut, hutang ke sebuah lembaga keuangan adalah jenis hutang produktif yang akan selalu bertambah nilainya dari waktu ke waktu, menjadi semakin besar sehingga terkadang tak sanggup untuk dilunasi. Untuk itulah debitur harus cerdas mengajukan pinjaman dengan mempertimbangkan beberapa hal ini, diantaranya adalah:


  1. Hanya ajukan pinjaman ke sebuah lembaga atau instansi keuangan jika digunakan untuk kebutuhan produktif. Artinya uang tersebut tidak ditelan mentah-mentah untuk biaya konsumtif setiap hari, melainkan lebih diutamakan untuk kebutuhan model usaha atau investasi, sesuatu yang bisa menghasilkan uang kedepannya. Dengan hal ini pastinya Anda tak akan mengalami kerugian sama sekali.
  2. Cermat dalam memilih lembaga dan juga perhatikan suku bunga yang ditawarkan, lembaga keuangan mendapatkan untung dengan pemberian suku bunga pada debitur mereka, semakin besar nilai atau nominal suku bunga yang diberikan sudah pasti membuat keuntungannya juga kian tinggi, namun sebaliknya akan merugikan nasabah. Sehingga pastikan untuk membanding-bandingkan antara satu perusahaan keuangan dengan yang lainnya, sehingga bisa dapatkan yang terbaik dari segi pemberian bunga.
  3. Jangan serakah, artinya bisa jadi perusahaan atau instansi keuangan tersebut menawarkan nominal pinjaman maksimal begitu tinggi, namun melebihi jumlah kebutuhan Anda, jangan asal ditelan mentah-mentah, istilah lainnya jangan serakah, alangkah baiknya bagi Anda untuk hanya menjatuhkan pinjaman sesuai dengan jumlah kebutuhan tersebut, sehingga tidak kebingungan di dalam mengembalikan kedepannya.
  4. Utamakan yang tidak berjaminan dibandingkan dengan yang berjaminan, faktanya pinjaman dengan syarat adanya jaminan atau agunan memiliki konsekuensi yang lebih besar jika dibandingkan dengan jenis pinjaman tanpa agunan. Untuk itu jika memang memenuhi syarat ada baiknya ambil KTA atau kredit tanpa agunan saja.
  5. Pilihlah tenor sesuai dengan kemampuan, jika Anda sanggup melunasinya dalam jangka waktu 1 tahun saja, maka jangan ambil yang terlalu panjang, karena semakin panjang akan memperbesar nilai suku bunga yang harus dibayarkan. Sebaliknya, jika tidak mampu melunasi dalam tenor pendek, maka pilihlah tenor yang panjang, sehingga tidak menimbulkan denda.


Setidaknya itulah 5 cara cerdas ambil pinjaman online cepat cair di bank maupun instansi keuangan non bank, sehingga tidak menyesal pada akhirnya. Karena memang ada masa dimana kondisi keuangan menurun sehingga harus berhutang.

Komentar