Berita terkini dan terbaru dengan topik menarik seperti gadget ekonomi politik olahraga serta tips trik lainnya


Minggu, 05 Juni 2016

Cara Membuat Minuman Tradisional Hangat Dari Jahe

Meminum minuman yang hangat menjadi suatu hal yang sangat nikmat terutama ketika dilakukan di tengah cuaca yang dingin. Selain kopi, minuman tradisional yang hangat seperti minuman yang terbuat atau mengandung jahe, menjadi pilihan yang nikmat. Hal tersebut dikarenakan jahe memiliki beberapa khasiat yang baik untuk tubuh selain digunakan sebagai penghangat tubuh.

Beberapa manfaat dari jahe yaitu:


- Melancarkan peredaran darah karena bersifat antikoagulan sehingga menurunkan resiko serangan jantung dan stroke.
- Mengobati masalah pada pencernaan misalnya perut kembung.
- Menghentikan prostaglandin yang dapat menyebabkan sakit kepala seperti migraine.
- Meredakan demam dan batuk.
- Mencegah perut buncit.
- Menurunkan tekanan darah.
- Menurunkan berat badan.
- Mengurangi rasa mual, baik karena hamil atau mabuk perjalanan.

Di Indonesia, terdapat banyak minuman khas yang menggunakan bahan dari jahe. Pertama adalah wedang jahe. Bahan yang perlu disiapkan yaitu air 1 liter, 100 gr jahe yang dikupas dan di memarkan, 2 batang serai lalu memarkan, 2 lembar daun pandan lalu sobek, 200 gr gula merah. Cara membuatnya yaitu:

minuman tradisional jahe

- Rebus semua bahan tersebut kurang lebih 30 menit dan tutup panci. Jangan lupa untuk menggunakan api kecil.

- Angkat, saring dan hidangkan. Anda dapat menambahkannya dengan susu atau teh atau dihidangkan bersama dengan kacang rebus.

Baca juga: Manfaat dari Minuman Tradisional Kunyit Asam


Kedua adalah wedang ronde. Minuman tradisional yang memiliki ciri terdapat makanan yang berbentuk bulat tersebut, menjadi pilihan untuk menikmati malam saat dingin. Bahan yang perlu dipersiapkan adalah air jahe, roti tawar, kolang-kaling, kacang tanah yang di sangrai, tepung ketan 150 gr, pewarna makanan untuk membuat ronde, garam. Cara membuatnya adalah:

- Siapkan wedang jahe.
- Cara membuat ronde:

- Isi: haluskan kacang tanah sangrai yang masih hangat, tambahkan gula, garam. Sisihkan.
- Kulit ronde: Campurkan ketan dan ¼ sdt garam. Aduk merata dan tambahkan air hangat sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis.
- Ronde: Bagi adonan kulit menjadi 3 bagian dan beri pewarna makanan sesuai selera Anda. Campur merata. Lalu pipihkan adonan ronde sebesar bulatan bakso. Beri isi ronde. Buat hingga adonan habis lalu rebus dan angkat bulatan ronde yang mengapung. Tiriskan.

- Rebus kolang-kaling dan iris menyerong.
- Potong dadu roti tawar.
- Penyajian: Masukkan ronde, kolang-kaling, roti tawar dan dapat ditambahkan kacang rebus. Masukkan air jahe dan sajikan.

Wedang uwuh menjadi minuman hangat khas Yogyakarta yang hingga saat ini menjadi favorit bagi sebagian orang. Bahan yang diperlukan untuk membuat wedang uwuh yaitu:

- Air 700 ml.
- 40 gr serutan kayu secang kering.
- 50 gr gula batu atau dapat menggunakan gula pasir, namun sebaiknya gunakan gula batu yang lebih tahan lama dan agar rasanya lebih nikmat.
- 6 cm jahe, memarkan.
- 2 lembar daun kayu manis yang dikeringkan.
- 3 lembar daun cengkeh kering.
- 3 lembar daun pala kering.
- 10 butir cengkeh atau menggunakan batang cengkeh kering.

Cara membuat minuman tradisional yang dulunya sebagai minuman raja yaitu:


- Bakar jahe dan memarkan.
- Siapkan air dalam panci. Masukkan jahe dan bahan lainnya yang telah Anda siapkan.
- Gunakan api sedang untuk merebus dan rebus sekitar 15 menit.
- Masukkan air rebusan tersebut ke gelas. Anda dapat menyaringnya terlebih dahulu atau menyajikan minuman tanpa harus menyaringnya.
- Sajikan selagi hangat.


www.sebats.com