Langsung ke konten utama

Variasi Bentuk dan Motif Batu Akik di Indonesia

Batu akik merupakan salah satu batu permata yang saat ini kembali ramai diperjualbelikan karena keindahan motifnya dan kegunaannya. Batuan ini termasuk dalam batuan setengah mulia yang dikarenakan batu ini mempunyai kekerasan kurang dari 7 mosh. Berbagai jenis batu Akik yang dapat dijadikan sebagai perhiasan dan di Indonesia, beberapa jenis batu akik memiliki nilai tinggi karena motifnya.

Batu bacan

Sesuai dengan namanya Batu Bacan merupakan batu akik yang ditemukan di Pulau Bacan yang berada di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Beberapa faktor mengakibatkan batu bacan memiliki harga yang tinggi dan salah satu diantaranya adalah batu jenis ini akan berubah menjadi indah secara alami yang dikarenakan suhu tubuh orang yang memakainya. Semakin tinggi suhu tubuh dari orang tersebut, maka batu bacan akan semakin matang dan semakin terlihat indah. Jenis dari batu bacan yang paling dicari dan populer adalah batu bacan palamea dan batu bacan doko. Perbedaan dua jenis batu ini adalah jika bacan doko mempunyai warna hijau gelap dan jika palamea memiliki warna hijau kebiruan.

Batu akik sisik naga

Tidak hanya bermotif polos seperti batu bacan, namun batu akik juga memiliki beberapa motif seperti motif sisik naga. Batu akik sisik naga merupakan batu mulia khas Enrekang, Sulawesi Selatan. Batu ini merupakan batuan langka yang memiliki motif seperti sisik naga dan bercorak emas. Menurut penggolongannya, batu ini termasuk ke dalam kelompok septarian noudles dan lebih keras jika dibandingkan dengan batu akik lainnya. Tekstur yang keras yang seperti besi akan lebih terlihat digerinda. Walaupun belum dibuktikan secara ilmiah, namun tidak sedikit yang menduga bahwa sisik naga tersebut mengandung emas.

Batu Akik di Indonesia

Batu akik kalimaya

Dari Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak terdapat batu akik yang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan batu akik jenis lainnya. Batu tersebut bernama batu akik kalimaya. Batu akik ini berasal dari hasil fermentasi alam sehingga membentuk tekstur dan motif yang indah. Tidak heran jika batuan ini termasuk ke dalam 10 urutan batu mulia yang paling mahal di dunia.

Batu akik cincin bungur dan anggur api

Batu akik cincin bungur dan anggur api berasal dari Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan Kabupaten Way Kanan, Lampung. Batu bungur memiliki warna yang bening dan bercahaya dan termasuk ke dalam golongan batu mulia tingkat dua. Sedangkan batu anggur api memiliki warna putih dengan bagian dalam menyerupai cangkang telur. Keunikan dari batu anggur api adalah jika disinari dengan cahaya, akan nampak seperti lidah api. Akan tetapi karena permintaan yang banyak akan batu ini, butu bungur menjadi sulit untuk didapatkan.

Batu akik pirus besi

Berasal dari Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, batu akik pirus besi merupakan jenis badar atau black and white obsidian. Batu ini mempunyai tingkat kekerasan mineral 4,5 mohs. Keunikan dari batu ini dibandingkan dengan batu akik jenis lainnya adalah batu pirus besi mempunyai serat dalam batu sehingga dapat memunculkan corak khas dan jika disandingkan atau diletakkan berdekatan dengan magnet, maka akan saling tarik-menarik atau menyatu.

Batu giok natural gold

Tidak hanya Cina yang mempunyai batu giok, di Tanah Kayo Aceh terdapat batu akik yang disebut dengan batu giok natural gold. Batu yang didominasi dengan warna kuning emas ini dapat ditemukan di sungai di pedalaman Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Batu jenis ini merupakan salah satu jenis batu langka dan mahal dengan kekerasan mencapai 7 skala mohs.

Komentar