Langsung ke konten utama

Ini Dia Wisata Kuliner di Jakarta yang Legendaris

Jakarta merupakan sebuah kota besar yang tidak hanya menjadi ibukota Indonesia namun juga sebagai salah satu pusat kegiatan. Banyak tempat yang dapat dikunjungi di Jakarta, mulai dari tempat untuk berbelanja hingga tempat yang enak untuk makan. Jika di Jakarta banyak makanan tradisional yang legendaris seperti kerak telur atau es selendang mayang, di Ibukota Indonesia ini terdapat pula tempat wisata kuliner di Jakarta yang legendaris yang sayang jika tidak dikunjungi, jangan lupa baca posting tempat wisata di Jakarta.

Soto Betawi H. Ma’ruf

Tempat legendaris pertama di Jakarta yang wajib dikunjungi adalah di tempat Soto Betawi milik H. Ma’ruf. Tempat ini berada di Taman Ismail Marzuki tepatnya di Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat. Menu yang menjadi favorit adalah soto Betawi dan sate. Jika Anda ingin pergi ke tempat ini, tempat makan milik H. Ma’ruf ini buka dari jam 09.00-22.00.

Soto Betawi H. Ma’ruf terkenal karena kualitas rasanya. Daging sapi sebagai komposisi utama yang ditambahkan dengan irisan tomat dan emping sebagai pelengkapnya membuat siapapun yang datang ke tempat ini akan merasa ingin datang lagi. Tidak heran jika banyak pejabat hingga politisi pernah makan di tempat ini, misalnya Alm. Gus Dur. Dirintis sekitar tahun 1940-an dengan cara dipikul dan berkeliling dari kampung ke kampung dan berhenti ketika penjajahan Jepang. H. Ma’ruf memulai kembali bisnisnya pada tahun 1946 di Pasar Boplo atau Pasar Gondangdia. Warung soto yang didirikan pertama kali berada di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat dan berlokasi di dekat Kantor Imigrasi namun harus pindah tempat beberapa kali dan kemudian menetap di Taman Ismail Marzuki hingga sekarang. Kepopuleran dan cita rasa menu soto Betawi yang merupakan soto khas Betawi, sukses membuka 2 cabang lainnya di Jakarta.

Wisata Kuliner di Jakarta

Mie Ayam Gondangdia

Mie merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang berasal dari Cina. Banyak variasi makanan dari mie dan salah satunya adalah mie ayam. Di Jakarta, terdapat salah satu tempat makan legendaris dengan menu utama yaitu mie ayam yang bernama Mie Ayam Gondangdia atau Dodila atau Gondangdia Lama. Berada di kawasan elit di Jakarta tepatnya di Jl. R.P. Soeroso No. 36 Jakarta Pusat dan buka dari jam 09.00-22.00.

Didirikan pada tahun 1968 oleh Toe Wah Seng, mie ayam ini sukses hingga ke generasi ketiga yang saat ini dikelola oleh Rino Chandika dan telah memiliki 7 cabang yang berada di Jakarta. Daya tarik dari mie ini adalah rasa gurih dan tekstur mie yang kenyal. Bumbu khas dengan kuah kaldu yang ditambah dengan daging ayam, bakso, sawi dan pangsit rebus sebagai tambahan mampu menarik banyak pengunjung hingga di waktu tertentu pengunjung harus antri untuk dapat makan di tempat ini terutama ketika jam makan siang.

Roti Tan Ek Tjoan

Di Jl. Cikini Raya No. 61, Menteng, Jakarta Pusat terdapat satu wisata kuliner yang legendaris yang bernama Toko Roti Tan Ek Tjoan. Toko roti ini berada di bagian depan pabriknya sehingga Anda dapat memilih dan menikmati fresh from the open. Didirikan oleh Tan EK Tjoan pada tahun 1921 dan pertama kali didirikan di Bogor, Jawa Barat sebelum akhirnya menetap di Jl. Cikini. Penjualan tidak hanya dilakukan di toko yang berada di depan pabrik namun juga dengan menggunakan gerobak.

Mempertahankan kualitas rasa dan tekstur roti yang tebal padat namun tidak terlalu lembut merupakan kunci kesuksesan toko roti ini. Penggunaan bahan yang alami dan tidak mengandung bahan pengawet juga merupakan salah satu kelebihannya. Jika Anda pergi langsung ke tokonya, samar-samar, Anda akan dapat mencium aroma roti yang dibuat dari pabrik di belakang toko. Anda dapat menikmati roti yang Anda beli di kedai Tan atau membawanya pulang. Banyak rasa yang dapat dipilih diantaranya yaitu gambang, coklat poles, nougat, mocca, pisang, gula jawa dam kayu manis. Jenis yang paling digemari yaitu roti sobek manis tanpa isi atau yang lebih di kenal dengan nama roti bimbam.

Warung Tinggi Coffee

Salah satu minuman yang menjadi favorit di Indonesia adalah kopi dan tempat legendaris di Jakarta yang dapat Anda kunjungi untuk menikmati kopi yang ada di Jakarta adalah Warung Tinggi Coffee yang buka setiap hari mulai pukul 09.00-15.00. Warung kopi tersebut berada di Jl. Sekolah Tangki No. 26, Hayam Wuruk, Jakarta Selatan. Dari 200 jenis kopi yang terpilih, akan diracik hingga mendapatkan minuman yang khas dengan penyesuaian cita rasa dan keasaman.

Warung Tinggi Coffee disebut sebagai kedai kopi tertua yang ada di Jakarta dan mungkin di Indonesia. didirikan pada tahun 1878 yang diawali dari bisnis keluarga oleh Liauw Tek Soen. Pertama kali didirikan berada di Jl. Moolen Vhiet Oost atau Batavia yang sekarang lebih dikenal dengan nama Jl. Hayam Wuruk. Di tahun 1927, perombakan bangunan dilakukan secara besar-besaran. Letak daerah yang agak tinggi membuat kedai kopi ini disebut dengan Warung Tinggi.

Dahulunya, warung kopi ini hanya memiliki 1 jenis kopi namun setelah berkembang pada tahun 1983, Liauw Than Djie yang merupakan generasi ketiga dari warung ini, mulai menambah jenis kopi dan meraciknya sendiri. Kopi yang diracik pertama kali adalah kopi luwak hingga berkembang ke Torabika (Rajabika), Arabica Special, Robusta, Arabika Super. Di tahun 1978 mulai dikelola oleh generasi keempat yaitu Liauw Hiong Yan atau lebih dikenal dengan nama Rudy Widjaja dengan racikan kopi terbaru adalah Kopi Jantan dan Kopi Betina. Kopi Jantan memiliki rasa yang sangat keras hingga efeknya dapat meningkatkan vitalitas sehingga lebih disukai oleh kaum pria. Sedangkan kopi betina lebih disukai oleh anak muda. Warung ini semakin terkenal setelah dikelola Angelica Widjaja yang merupakan generasi kelima pada tahun 1998 dan membuat warung ini menembus pasar lunar negeri misalnya ekspor ke Jepang dan AS.

Es Krim Baltic

Bagi Anda yang suka dengan es krim, Anda dapat mengunjungi warung es krim yang berada di Jl. Kramat Raya No.10-12, Senen, Jakarta Pusat. Tempat yang bernama Es Krim Baltic ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00. Cara penyajian yang klasik, dengan menaruhnya ke dalam cup merupakan daya tarik tersendiri. Nama Baltic diambil oleh pendiri kedai es krim ini dari sebuah laut yang berada di daerah kutub yang selalu beku di sepanjang tahun.

Didirikan pada tahun 1939, es krim ini selalu menggunakan bahan baku yang alami yaitu dengan menggunakan susu sapi murni. Tidak heran jika wisata kuliner di Jakarta ini memiliki tekstur lembut dan tidak cepat lumer walaupun tidak menggunakan bahan pengawet. Rasanya yang pekat, khas dan tidak membuat cepat eneg menjadi kelebihannya. Variasi rasa yang dapat Anda pilih diantaranya yaitu coklat, strawberry, vanilla, peppermint, blueberry, rum raisin, kopyor, alpukat.

Komentar