Berita terkini dan terbaru dengan topik menarik seperti gadget ekonomi politik olahraga serta tips trik lainnya


Kamis, 27 Agustus 2015

Cara Mengenal dan Memilih Black Opal Kalimaya, Si Hitam Manis Mempesona

Booming batu-batu mulia berharga yang melanda Indonesia beberapa waktu belakangan ini masih saja berlangsung, meski sudah tak seramai pada saat puncaknya. Namun tetap saja, banyak orang yang masih mencari-cari untuk melengkapi koleksi mereka. Perburuan ini terutama disebabkan lantaran banyaknya jenis dari batu-batu akik berharga ini, yang berbeda jenisnya menurut daerahnya. Salah satu yang paling banyak dicari adalah batu berjenis Kalimaya, atau lebih tepatnya Black Opal Kalimaya.

Tentang black opal kalimaya
Kalimaya merupakan batu akik yang bisa ditemukan di Provinsi Banten, tepatnya di kawasan kecamatan Sajira, Maja, dan Cimarga. Tidak hanya di Banten saja, namun batu Kalimaya juga bisa ditemukan di daerah Kalimantan, Meksiko, dan Australia. Batu Kalimaya yang kualitasnya paling bagus adalah yang berasal dari Australia, yang juga merupakan pemasok paling besar. Namun Indonesia sendiri tidak kalah, karena Kalimaya yang berasal dari Banten adalah batu yang kualitasnya menyamai negara tetangga tersebut.

Ciri khas

Secara umumnya, Black Opal Kalimaya mempunyai karakteristik khusus, di mana kandungannya adalah 3-21% adalah air. Kalimaya sendiri merupakan sebuah bentuk amorfis yang berasal dari silika. Karena kandungan inilah, batu Kalimaya mampu membiaskan cahaya yang terang dan berwarna-warni, membuatnya menjadi batu yang unik di antara batu-batu lain yang sejenis. Selain beraneka warna, Kalimaya juga cukup keras, yaitu berada di posisi 5,5-5,6 dalam Skala Mohs.

Supaya Anda tidak tertipu ketika membeli batu ini, Anda harus tahu persis bagaimana ciri-ciri dari Black Opal Kalimaya yang sebenarnya. Inilah ciri khasnya:

batu Black Opal Kalimaya

1. Berat
Batu Kalimaya yang asli bobotnya jauh lebih berat daripada yang buatan. Jelas saja, karena batu ini bukanlah batu sintetis, tapi batu sungguhan.
2. Serat
Di setiap batu akik yang asli, terutama Kalimaya, serat-serat alami batu akan terlihat sangat jelas. Bahkan ketika Anda tidak menyinarinya pun serat tersebut terlihat, meskipun samar. Batu sintetis hanya berwarna polos bening saja. Lihat di bawah cahaya lampu atau pakai kaca pembesar.
3. Tahan api
Batu yang asli ketika dikenakan ke api pembakaran atau dikenai panas akan cepat menjadi dingin. Berbeda dengan yang sintetis.
4. Mudah dibersihkan
Jika ditetesi dengan menggunakan cat atau minyak, maka Black Opal asli akan mudah dibersihkan, bersih tanpa bekas hanya dengan usapan dari lap.

Cari yang berkualitas

Harga dari Batu Kalimaya jenis ini cukup tinggi. Tidaklah mengherankan, karena warnanya yang sangat menarik tersebut. Namun karena banyaknya batu ini, Anda harus tahu mana yang berkualitas. Inilah tanda dari Kalimaya berkualitas:

- Sangat padat dan tidak akan tergores atau rusak ketika terbentur benda keras atau terkena sayatan sekalipun.
- Warna dasarnya hitam dengan bias warna yang bermacam-macam.
- Kalimaya yang bagus akan mengeluarkan warna yang kilaunya seperti berlian.
- Meski berserat, namun seratnya sangat halus dan pori-pori di permukaannya juga tidak akan terlihat.
- Black Opal yang sudah dibentuk akan tembus cahaya ketika disinari dengan senter.
- Ketika sehabis dibentuk, ampas dari batu ini mempunyai aroma yang khas.
- Cobalah mengamplasnya, seharusnya hasil ampas tersebut tidak berwarna hitam.
- Permukaannya bagaikan keramik lantaran mengkilat.

Rawat dengan baik

Jika Anda ingin batu Kalimaya Anda tetap awet berkilau, rajin-rajinlah merawatnya. Caranya sendiri banyak dan tidak terlalu sulit. Anda bisa merendamnya semalaman di larutan air kelapa muda dalam wadah tertutup, atau menggosoknya dengan amplas yang paling halus. Anda juga bisa menggosok batu ini menggunakan daun pisang. Kalimaya yang dirawat dengan baik, sinarnya akan semakin berkilau.


www.sebats.com